KDRT?

Aduh, saya gak tahan nih. Ternyata emang saya gak bakat jadi seleb. Baru diliatin sama orang2 sambil lalu aja, saya udah merasa pusiang tujuah keliliang gini. Lebih tepatnya, grogi.
Yup. Saya yakin, 1001 pertanyaan akan nemplok di pikiran mereka. Mengapa wajah saya babak belur begindang? Abis dipukulin laki? Kecelakaan? Atau penyakit?

Hmm.

Tahukah, kawan, bekas apa ini? Ini hanya dibekam, kok. Saya percaya, jika saya rutin melakukan bekam, yang mana darah kotor nan hitam (dalam kasus saya, darah berwarna legam) dikeluarkan, maka saya akan terhindar, dari berbagai macam penyakit.

Kenapa harus di wajah, sih? Karena, saya ngiler ngeliat wajah Uni Intan yang tampak seperti kulit bayi. Bersih, cerah dan kemerahan. Bekamnya, gak diwajah doang kok. Di punggung dan kaki juga. Secara ya, saya udah puluhan tahun mengkonsumi makanan yang tidak senonoh, wajar adanya jika toksin/racunnya berudulan kabeh.

Itu aja sih.

Rasanya gimana? Pas dibekamnya, hanya perih-perih sedikit dan berasa ada yang nyedot dengan kekuatan dahsyat. Kalo yang sudah terbiasa facial, lebih sakit facial dibanding bekam. Tapi, paska, “disedot”, pusing-pusing dan migren yang sering saya alami, berkurang dengan signifikan. Rasa lemas pun, perlahan menghilang. Badan terasa enteng.

Jadi, ini bekas KDRT? Menurut lo?! Hakhakhak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s