Mencintai Apa Adanya

Sejujurnya pertanyaan ini selalu menggerogoti kepala saya. Apakah nanti ada seseorang yang mencintai saya apa adanya? Bukan karena ada apanya.

Mencintai saya tidak karena melihat wajah saya. Bukan hanya memandang tubuh saya. Tetapi memang dia benar-benar menyayangi saya karena kepribadian saya mungkin. Atau karena saya membuatnya nyaman. Atau karena saya bisa diajak diskusi. Atau karena saya jarang mengeluh. Atau hal-hal lain yang lebih abadi daripada fisik semata.

Saya selalu bermimpi, dia tetap mendampingi saya, meski wajah saya tak lagi cantik. Walau tubuh saya tak lagi sempurna.

Dan akhirnya saya tiba satu pada kesimpulan. Sudahlah, jalani saja hidup ini. Tidak usah terlalu berharap karena harapan berlebih itu menempel erat pada kekecewaan.

Jika memang tidak ada orang yang bisa mencintai apa adanya, mungkin lebih baik saya hidup sendiri. Tidak dicintai kan tidak mati. Betul? *ketawa iblis*

Iklan

3 thoughts on “Mencintai Apa Adanya

  1. dalam islam dikatakan wanita itu dipinang karena 4 hal : kekayaannya, kecantikannya, keturunannya, dan agamanya..dan disarankan untuk emmilih agamanya karena akan selamat
    semoga sang calon mencintai karena agamanya…amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s